Perbedaan Bukan untuk dibanggakan

Lihat postingan ini di Instagram

kebencian merupakan sebuah kondisi ego dimana terdapat keinginan menghancurkan segala yang membuat bahagia. Ego tersebut begitu dominan (lagi-lagi) sehingga yang terjadi kemudian adalah potensi terbunuhnya rasa yang disinyalir sebagai ‘bahagia’. Alih-alih berusaha mengetahui bagaimana ego tersebut bisa muncul, penulis lebih tertarik dengan pertanyaan mengapa manusia (lebih) memilih ego tersebut hadir?. Kebencian seolah sesuatu yang begitu mendalam dan intensif. Terjaga seperti api yang tak nampak dalam sekam serta selalu dijaga. Mirip dengan bara api yang tergambarkan sebagai kebencian, selalu siap membesar kapan pun udara bergerak Barangkali benar bahwa membenci adalah suatu fitrah bagi manusia. Namun tetap, hal tersebut pada dasarnya merupakan bagian dari sisi-sisi opsional yang masih bisa dihindari. Kebencian adalah salah satu dari begitu banyak fitrah yang didapat manusia, di samping cinta, pengharapan dan belas. #sajakmalam

Sebuah kiriman dibagikan oleh Martondi Al_muharrik (@martondialmuharrik) pada

Komentar

Arnisa siregar mengatakan…
Pastabiqul khoirot
Mardiana Sitompul mengatakan…
Sangat bermanfaat

Postingan populer dari blog ini

Tebar kebaikan Sesama Manusia

Mari membiasakan kebiasaan baik